Tak biasanya kawasan wisata Ancol ramai dengan mobil Daihatsu hasi modifikasi. Jangan heran, pasalnya babak final Daihatsu Dress-Up Challenge (DDC) setelah sebelumnya melakukan roadshow ke 13 kota. Ajang yang di gelar Sabtu sampai Minggu (23-24/11) diikuti kurang lebih 126 mobil Daihatsu dari berbagai model dan aliran modifikasi.

Total keseluruhan mobil Daihatsu yang dimodifikasi ada 43 unit Sirion, 22 unit Xenia, 16 unit Terios, 8 unit Ayla, 6 Unit Gran Max dan Luxio, serta 5 unit Sigra. Tak ketinggalan 26 unit Daihatsu Taruna di kategori Free For All (FAA). Ini merupakan kategori untuk mobil-mobil Daihatsu lain tanpa dibatasi jenis dan tahun pembuatannya.

Dewan juri didatangkan langsung dari Amerika, Thailand, Malaysia, dan Indonesia. Ada delapan point utama yang menjadi penilaian juri, mulai dari overall build, exterior, interior, Paint, engine, undercarriage, car audio & video, dan presentation.

Pada akhirnya kategori pemenang DDC dibagi menjadi dua yaitu Best dan Runner Up dari masing-masing produk. Selain elite point yang diakumulasi pada setiap seri dengan total hadiah hingga ratusan juta rupiah. Pemenang akan diumumkan Minggu, dilokasi yang sama.

Yang menarik sepanjang penyelenggaraan DDC 2019 di 13 kota, lebih dari 400 unit mobil Daihatsu ambil bagian dalam ajang tahunan ini dan paling banyak adalah Daihatsu Gran Max dan Luxio.

Ini terlihat dari rincian data yang masuk. Ada 128 unit Gran Max dan Luxio, 137 unit Ayla, 73 unit Xenia, 51 unit Sirion, 23 unit Sigra, 17 unit Terios. Disusul 60 unit produk Daihatsu lainnya seperti Taruna, Feroza, Taft, Zebra dan Hijet.

“Kami mendengar kalau populasi terbanyak untuk kontes modifikasi ini adalah Gran Max dan Luxio dibanding Ayla. Dari total keseluruhan peserta kontes sekira 30 sampai 40 persen itu berasal dari Gran Max dan Luxio,” ujar Rudy Ardiman, Domestic Marketing Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM)n di Jakarta, Sabtu (23/11).

Anggapan selama ini kalau Gran Max dan Luxio selama ini dianggap hanya sebagai mobil usaha tidak sepenuhnya benar. Bahkan aliran modifikasi yang dilakukan ke Gran Max dan Luxio, lanjut Reza bermacam-macam. Ada fitment, stance, racing, ada juga yang menggarap aliran elegan.

”Daihatsu ingin dekat dengan generasi milenial melalui ajang modifikasi yang kental dengan nuansa kreatif‘ntas dan kekinian. Kami yakin, acara ini merupakan kegiatan positif bagi anak muda jaman now berkreasi,” kata Rudy.

Dirinya menambahkan kalau modifikasi dalam ajang ini bukan yang asal jadi dan hanya terlihat bagus saja. Namun juga mementingkan segala aspek keamanan dan kenyamanan. Menurutnya dengan adanya ajang ini pihaknya ingin mengkomunikasikan bahwa mobil Daihatsu mudah untuk dimodifikasi, dan menarik.

Sumber : jawapos